Tasik yang berbisik 

Cerita akan terus kurakit

Oh Tasik

Tempatku memuaskan kehidupan  

Menyusuri suaka hidangan

Dengan alas kayu elok

Berjalan dengan tenang


Ketika rintik datang

Ketika panas menyengat

Payung setia melindungi diri

Warisan leluhur yang rendah hati

Akal budi membuat hati terpikat


Namamu harum dan indah

Membuatku semakin betah

Kutitipkan sepucuk tulisan

Menjadi saksi dalam kehidupan 

 

 Sukma menjerit

Karsa berbisik

Suaka pelik

Ilusi mendesak

Raga tuk pergi

Batin merisik

Tetaplah bertahan

Dunia dihiasi kesengsaraan

Dunia dihiasi kenikmatan

Ujungnnya lenyap







Diruangan yang sunyi

Alam memeluk penuh

Angin kencang tak berhenti

Saksi bisu meniti hati

 

Dikala diri hampa

Sukma ternodai

Semesta menemani

Tanpa henti

 

Dibawah langit gelap

Bulan menata hati

Meski nanjauh

Tetap menerangi

 

Manusia menatap langit yang sama

Alam yang tertutup

Tak disadari

Tak disyukuri

Apa yang kau lihat?

 

kadang berkhianat

Membuat alam semesta runtuh

Menangis riuh

Apa yang tidak kau pedulikan?


Diatas terik matahari
Kau tahan 
Keringatmu bercucuran
Namun senyummu tetap bertebaran

Dilubukmu tersimpan rasa sakit
Namun usahamu selalu kau rakit
Bagai pelangi
Memberikan efek kebahagiaan

Terbesit dalam pikiran
Apakah aku bahagia?
Maaf
Jika kata
jika tingkah
Pernah membuat luka



 

Meniti langkah

Kian remuk

Hati resah

Entah...


Apakah salah

Seketika mengalir

Namun kian getir

Terkadang pelik

Sukma hampa

Seketika mengulik

Kian paradoksal

Sampai kapan



Cinta...

Antara dua raga

Pengorbanan

Perjuangan


Jika cinta

Siap menunggu 

Siap bertahan

Tak rela ...

Terperosok dengan mudah

Pada jurang kemaksiatan

Benarkah cinta

Jika tanpa ketulusan

Jika tanpa kasih sayang


Apakah cinta

Rasa lelah

Rasa tangis

Menjadi kebahagian


Jika cinta ada

Dia seperti bintang

Tetap memberi petunjuk baik

Walau gelap menghadang


Cinta yang tak salah

Membawa kesurga

Jika...

Ada didikan

Ada bimbingan

Menuju jalan ridoNya


Cinta dusta

Membawa jiwa

Membawa raga

Dalam kemaksiatan


Cinta tidak ada

Jika agama

Jika akhlak

Tak direalisasikan


Cinta salah

Cinta angan angan

Kepalsuan

Jika melebihi kepada Sang pemilik cinta


Kita sibuk 

Kita lupa 

Hakikat Cinta

Dari Sang Kuasa

Allah merindukan kita

Rosul merindukan kita

Tapi..

Kita merindukan makhluk tak halal

Tak pasti

Tak tentu takdir 

Ujungnya malah berakhir

Apakah ini cinta

ILUSI 

Karya Hana Nurhasanah

Tak kan terlupa 

Mengajari arti hidup

Memberi nasehat 

Tak pernah redup

Ada namun tak nampak

Satu rasa

Namun tak bersama


Dilangit yang sama

Engkau nyata ada

Namun tak dapat kuraba

Berjarak langit bumi

Namun kau berarti

Engkau tak berwujud

Namun kau  mewarnai hidup


Menjadi petunjuk

Ketika perahu tersesat 

Menjadi pengingat

Disetiap saat

Selalu setia

Disetiap dekap

Engkau tak tahu

Betapa istimewa dihidupku


Datang tanpa dinanti

Penyejuk hati

 Selalu terilusi

Tanpa henti


Kapan

Kita bertumpu

Dititik temu

Tak tahan

Kumenunggu


Tiap gemerlap bintang

Kumerindu

Cahaya indahmu

Yang membuatku termangu

Selalu ada dibenakku


Kepergiamu...

Membekas syahdu

Datang...

Menjadi Pereda rindu


Berharap 

Meski kesibukan melanda

Jarang tegur sapa

Namun do'a

Kan selalu ada